Archives
Post Categories

Perancangan Aset Konten Digital Untuk Kegiatan Promosi Agrowisata PT Perkebunan Nusantara VIII

Perancangan Aset Konten Digital Untuk Kegiatan Promosi Agrowisata PT Perkebunan Nusantara VIII

Pada tanggal 13 Juli 2020 tim dosen DKV Advertising Fakultas Industri Kreatif Universitas Telkom yang terdiri dari ketua Erica Albertina, anggota Sri Maharani Budi dan beberapa mahasiswa telah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan target sasar pengelola Agrowisata PTPN VIII. Judul yang diangkat pada pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah Perancangan Aset Konten Digital Untuk Kegiatan Promosi Agrowisata PTPN VIII. Di mana dalam kegiatan tersebut dilakukan presentasi mengenai konten media sosial. Media sosial di era milenial seperti sekarang ini sering kali dijadikan media untuk promosi karena dengan menggunakan media sosial, para pebisnis dapat melakukan promosi dengan low budget high impact. Promosi melalui media sosial terhitung terjangkau dibandingkan dengan media lainnya.

Dalam media sosial tentu saja terdapat berbagai macam konten digital sesuai dengan karakteristik media tersebut. Media sosial instagram, youtube, facebook hingga blog memiliki keunggulan masing-masing, dan tentu saja konten digital yang ditampilkan akan berbeda. Misalnya konten digital yang ditampilkan di Instagram dapat berupa sebuah informasi atau deskripsi dari destinasi wisata hingga giveaway untuk menarik para followers dan menciptakan komunikasi dua arah antara perushaan dan konsumen. Selama pandemi Covid-19 sektor pariwisata yang dikelola oleh Agrowisata PTPN VIII cukup terkena dampaknya sehingga menyebabkan semua tempat wisata ditutup karena anjuran pemerintah dengan tujuan memutus rantai penyebaran Virus Corona. Meskipun dengan ditutupnya destinasi wisata kegiatan promosi masih tetap dapat dilakukan dengan cara membangun brand awereness di media sosial yang dimiliki sehingga destinasi wisata tersebut tetap ada dalam benak calon wisatawan. Hal tersebut dapat dijadikan salah satu konten digital di media sosial yang dikelola. Meskipun kegiatan promosi belum bisa terlaksana setidaknya membangun brand awereness di media sosial dapat dibangun oleh destinasi wisata tersebut.

 

No Comments

Post A Comment