Peran Kemasan dalam Meningkatkan Daya Tarik UMKM Pada Produk Sari Kedelai “May Food”
Kemasan merupakan suatu media/sarana yang sangat penting bagi peran Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM) agar bisa meningkatkan daya saingnya kepada konsumen. Kemasan tak hanya memiliki fungsi sebagai wadah produk semata, akan tetapi juga dapat membangun identitas, citra, dan merek yang berdampak pada pemasaran bagi para pelaku usaha. Minimnya pengetahuan tentang fungsi dan manfaat kemasan, cenderung membuat para pelaku UMKM kurang menggarap serius dalam membuat kemasan produknya. Salah satu kendala serupa dialami oleh unit UMKM Sari Kedelai “May Food” yang berlokasi di Komp Taman Cileunyi, Blok 2F1 No 10 RT 10 RW 22. Cileunyi Kulon, Kabupaten Bandung.

UMKM Sari Kedelai “May Food” masih menghadapi kendala serius dalam hal pemasaran. Salah satu masalah yang cukup menonjol adalah aspek kemasan. Selama ini, produk dikemas secara sederhana dan belum memiliki identitas visual atau branding yang kuat. Kondisi ini membuat produk kurang menonjol dibanding kompetitor lainnya di pasaran. Ketiadaan kemasan yang memiliki identitas jelas menyebabkan rendahnya tingkat perhatian masyarakat terhadap Sari Kedelai “May Food”. Meskipun produknya sehat, berkualitas, dan berbasis lokal, konsumen belum memiliki alasan visual maupun emosional yang kuat untuk memilih produk ini dibandingkan produk sejenis dengan kemasan yang lebih menarik. Akibatnya, penjualan belum bisa berkembang secara optimal.
Tim Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang terdiri dari dosen dan mahasiswa prodi Desain Komunikasi Visual Telkom University yaitu Aisyi Syafirakani, Ligar Muthmainah, dan Idhar Resmadi melaksanakan kegiatan berupa hibah perancangan kemasan botol susu kedelai kepada UMKM Sari Kedelai “May Food”. Melalui kegiatan ini, UMKM memperoleh kemasan botol dengan desain yang lebih terstandarisasi, ergonomis, dan memiliki identitas visual yang jelas, sehingga mampu merepresentasikan karakter produk Sari Kedelai “May Food”. Identitas kemasan ini meningkatkan kembali citra produk Sari Kedelai “May Food” sebagai minuman sehat, alami, dan berbasis potensi lokal. Perubahan pada aspek kemasan tidak hanya meningkatkan fungsi protektif produk, tetapi juga menambah nilai estetika dan nilai komunikasi yang sebelumnya belum dimiliki secara optimal.

Tujuan dari pelaksanaan Kegitan Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu merancang kemasan botol produk Sari Kedelai “May Food” sebagai media branding yang mampu menyampaikan informasi produk secara lebih komprehensif, mencakup identitas merek dan manfaat kesehatan untuk menjadi daya tarik konsumen. Dengan adanya identitas visual yang konsisten, produk Sari Kedelai “May Food” menjadi lebih mudah dikenali dan dibedakan dari produk sejenis di pasaran. Hal ini berdampak pada peningkatan persepsi konsumen terhadap profesionalitas dan kredibilitas UMKM, terutama terkait aspek kualitas produk dan higienitas proses produksi.

Dari sisi pemasaran, hibah kemasan botol ini berperan sebagai strategi awal dalam memperkuat branding UMKM Sari Kedelai “May Food”. Kemasan yang komunikatif dan menarik secara visual meningkatkan potensi terjadinya brand awareness di kalangan konsumen. Produk yang sebelumnya dikemas secara sederhana kini memiliki daya tarik visual yang lebih kompetitif, sehingga diharapkan mampu meningkatkan minat beli dan loyalitas konsumen. Dengan identitas kemasan yang lebih profesional, UMKM memiliki peluang lebih besar untuk memasuki kanal pemasaran yang lebih formal, seperti toko ritel, kegiatan pameran UMKM, maupun platform penjualan daring.
Dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini maka peran perancangan kemasan produk yang dapat mengintegrasikan identitas, merek, dan fungsi dapat meningkatkan daya tarik bagi para pelaku usaha UMKM. Kemasan produk ini juga dapat memiliki peran jangka panjang dalam membentuk dan menciptakan perhatian masyarakat di tengan kompetitifnya berbagai produk saat ini.