Riset Dosen Bantu Media Perempuan Muslim Bertransformasi

Di tengah banyaknya informasi digital, kehadiran media yang tak hanya informatif tetapi juga membumi secara spiritual menjadi semakin langka dan berharga. Di lingkungan kampus kami pada akademisi memahami betul bahwa penelitian tidak hanya berurusan dengan teknologi mutakhir, tetapi juga dengan persoalan kemanusiaan dan budaya yang kompleks. Salah satu fokus penting adalah bagaimana membantu lembaga khususnya media berbasis komunitas, untuk tetap relevan dan dipercaya di era digital, sekaligus menjadi penjaga nilai-nilai yang konstruktif.


Dalam penelitian kolaboratif yang dilakukan tim dosen dari bidang Desain Komunikasi Visual dan Studi Media, kami mendampingi Buletin Annisa, sebuah media untuk perempuan muslimah yang telah berdiri sejak 2011, dalam proses transformasi digital yang mendalam. Berdasarkan Indonesia Milennial and Gen-Z Report 2025, hampir 50% generasi muda mengandalkan portal online sebagai sumber berita utama, sementara engagement akun Instagram Annisa justru menurun. Melalui pendekatan Participatory Design, tim peneliti melibatkan langsung khalayak sasar yaitu perempuan muslimah modern usia 18-40 tahun, untuk bersama-sama merancang ulang identitas visual. Logo baru yang terinspirasi dari stempel kerajaan Melayu-Indonesia yang penuh kearifan dirancang, bukan sekadar untuk mempercantik tampilan, tetapi sebagai pernyataan visual bahwa perempuan muslimah punya otoritas atas pengetahuan dan narasinya sendiri. Riset ini berangkat dari keprihatinan akan distorsi pemahaman agama yang sering membatasi perempuan, dan ingin menjadikan Annisa sebagai ruang edukasi yang memberdayakan.


Dukungan kampus terhadap riset semacam ini membuka jalan bagi dampak yang berkelanjutan. Proses rebranding partisipatif untuk Buletin Annisa tidak hanya menciptakan sistem desain yang lebih kokoh dan konsisten, tetapi juga menghasilkan sebuah blueprint atau model yang dapat diadaptasi oleh media komunitas atau UMKM lain yang menghadapi tantangan serupa.




Keberhasilan penelitian ini diukur bukan hanya dari terbitnya jurnal akademik, melainkan dari bagaimana Buletin Annisa dapat kembali tumbuh sebagai sumber informasi yang kredibel, inspiratif, dan secara visual mampu bersaing di tengah hiruk-pikuk media sosial. Pada akhirnya, penelitian ini membuktikan bahwa penelitian desain dan media adalah investasi untuk memperkuat fondasi sosial-budaya, menciptakan ekosistem informasi yang sehat, dan memberdayakan komunitas dengan cara-cara yang elegan dan inklusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *