Portfolio

Iklan Destinasi Wisata Kampung Adat Cireundeu Bersama Hydrococo Di Kota Bandung

PEMILIK KARYA
Tiana Rosyatillah S

PORTFOLIO

Iklan Destinasi Wisata Kampung Adat Cireundeu Bersama Hydrococo Di Kota Bandung

Pameran SKENARIA 2025. Exhibitor dari Peminatan Creative Advertising

Mahasiswa

Tiana Rosyatillah S

Dosen Pembimbing

  • Nina Nursetyaningrum, S.Pd., M.Pd.
  • Ligar Muthmainnah, S.Ds., M.Ds.

Langkah Tanpa Alas, Membawa rasa Lepas merupakan perancangan strategi promosi destinasi wisata Kampung Adat Cireundeu di Cimahi yang bertujuan mengenalkan pengalaman hiking tanpa alas kaki (grounding) sebagai perpaduan antara alam, kesehatan, dan kearifan budaya lokal. Kampung Cireundeu dipilih karena menyimpan tradisi unik, salah satunya ritual melepas alas kaki saat mendaki menuju Puncak Salam, yang dipercaya sebagai bentuk penghormatan pada alam dan Sang Pencipta. Event ini dirancang melalui kolaborasi dengan Hydro Coco sebagai mitra, yang menghadirkan minuman elektrolit alami untuk mendukung kebutuhan hidrasi para peserta hiking. Dengan konsep brand activation, promosi ini tidak hanya menekankan sisi wisata budaya, tetapi juga gaya hidup sehat dan berkelanjutan yang dekat dengan generasi muda.

Melalui eksperiens booth ini audiens diajak merasakan langsung sensasi grounding, mengikuti aktivitas hiking tanpa alas kaki , hingga menikmati rangkaian acara bertema budaya Sunda yang dikemas secara modern dan interaktif. Media promosi yang digunakan meliputi kampanye digital, konten media sosial, video komersial, hingga visual kreatif yang memperkuat citra Kampung Adat Cireundeu sebagai destinasi ekowisata.

Dengan pendekatan ini, promosi Kampung Adat Cireundeu tidak hanya berfungsi sebagai pengenalan destinasi, tetapi juga sebagai gerakan untuk menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal melalui gaya komunikasi yang baru, visual yang menarik, serta kolaborasi yang relevan dengan gaya hidup masyarakat urban. Event ini diharapkan dapat meningkatkan awareness, menarik wisatawan, dan menghidupkan kembali minat generasi muda terhadap wisata budaya berbasis kearifan lokal.