Pameran SKENARIA 25. Exhibitor dari Peminatan Desain Grafis.
Mahasiswa
Amanda Syaharani
Dosen Pembimbing
- Siti Desintha, S.Sn., M.Sn.
- Siwi Anjar Sari, S.Sn.
Museum Bali menghadapi tantangan dalam menarik minat generasi muda usia 20–25 tahun. Anggapan museum kurang menarik, kaku, dan masih menggunakan pendekatan tradisional membuat tingkat kunjungan rendah. Permasalahan tersebut diperburuk dengan belum adanya identitas visual yang konsisten untuk merepresentasikan kekayaan budaya yang dimiliki Museum Bali. Akibatnya, brand
awareness serta citra museum sulit dikenali publik, khususnya generasi muda.
Perancangan identitas visual ini bertujuan menghadirkan sistem identitas yang kuat dengan merepresentasikan nilai budaya, meningkatkan daya tarik generasi muda, serta memperkuat citra Museum Bali agar lebih mudah dikenali dan diingat. Identitas visual dikembangkan melalui rancangan logo, tipografi, palet warna, serta elemen grafis, yang diterapkan secara konsisten pada media cetak, digital, promosi, dan informasi. Proses perancangan dilaksanakan dengan arahan dan bimbingan Ibu Siti Desintha, S.Sn., M.Sn. dan Ibu Siwi Anjar Sari, S.Sn., M.Ds., sehingga diharapkan menghasilkan karya yang komunikatif, relevan, serta mendukung praktik desain dalam pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata.









